Senin, 26 Agustus 2013

Cara membuat notulen yg baik dan benar



A. Pengertian Notulen

Notulen adalah sebuatatan tentang perjalanan suatu kegiatan baik rapat, seminar, diskusi, atau sidang yang dimulai dari awal sampai akhir acara yang ditulis oleh seorang Notulis, yang akan dilaporkan oleh Ketua kegiatan, dan akan dipertanggung jawabkan suatu saat pada seluruh anggota atau peserta acara.
   
Notulen adalah naskah dinas yang membuat catatan jalannya acara (kegiatan) mulai dari pembukaan, pembahasan masalah, sampai dengan pengambilan keputusan, serta penutupan.

Notulen sekurang-kurangnya berisi:
·              Tujuan kegiatan
·              Pikiran-pikiran yang akan dibahas dalam kegiatan 
·              Saran dan keputusan dalam kegiatan
·              Waktu pelaksanaan
·              Pihak-pihak yang hadir dalam kegiatan.



B. Susunan Notulen

Susunan kepala notulen dilakukan agar para notulis dapat dengan mudah mengerti bagaimana cara penulisan notulen dengan baik dan benar. Selain itu, juga agatr notulen dapat tersusun dengan rapi dan sistematis.


 a. Kepala Notulen

Kepala Notulen merupakan bagian-bagian yang pertamakali harus diingat dalam penulisan tanpa                           tertinggal. Adapun kepala notulen terdiri atas :
1.           Nama atau tema yang akan dibahas
2.           Hari dan tanggal acara dilaksanakan
3.           Waktu (Jam) pelaksanaan acara
4.           Tempat pelaksanaan acara
5.           Acara saat berlangsung
6.           Unsur-unsur yang terlibat dalam rapat, yaitu :
           -Ketua dan Wakil Ketua
           -Sekretaris
           -Notulis
           -Peserta


b. Isi Notulen

Isi Notulen merupakan suatu bagian dari susunan notulen yang isinya berupa hal-hal yang dianggap penting dalam kegiatan tersebut, tanpa ada yang tertinggal.Maksud dari pembuatan isi notulen adalah agar dapat membedakan dari susunan matematis dalam notulen tersebut.
Adapun susunan sistimatika dalam penulisan notulen adalah :
·              Kata pembukaan 
·              Pembahasan
·              Pembacaan Keputusan dari Hasil
·              Waktu (Jam) penutupan



C. Bagian Akhir Notulen

Bagian Akhir dari notulen merupakan penulisan atau penjelasan tentang hal-hal yang berada pada akhir penulisan notulen. Namun, walaupun letaknya diakhir, pengertian dan kedudukannya sangat penting dalam penulisan notulen.
Susunan sistematika dari bagian akhir notulen adalah :
·              Nama Jabatan
·              Tanda tangan
·              Nama pejabat, pangkat, dan NIP



D. Penandatanganan

Penandatanganan merupakan kumpulan tanda tangan orang-orang yang dianggap penting terhadap pertanggung jawaban acara yang dilaksanakan.

Berikut adalah penjelasan tentang penandatanganan :

 Notulen yang ditanda tangani oleh pejabat dilingkungan sekretariat daerah dibuat dalam kertas ukuran  folio         dengan menggunakan kop naskah dinas sekretariat.

Notulen yang ditanda tangani oleh pejabat dilingkungan satuan organisasi dibuat dalam kertas ukuran folio, dengan menggunakan kop naskah dinas satuan organisasi yang bersangkutan.

Notulen ditanda tangani oleh Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, dan Notula.

Cara membuat notulen yg baik dan benar



A. Pengertian Notulen

Notulen adalah sebuatatan tentang perjalanan suatu kegiatan baik rapat, seminar, diskusi, atau sidang yang dimulai dari awal sampai akhir acara yang ditulis oleh seorang Notulis, yang akan dilaporkan oleh Ketua kegiatan, dan akan dipertanggung jawabkan suatu saat pada seluruh anggota atau peserta acara.
   
Notulen adalah naskah dinas yang membuat catatan jalannya acara (kegiatan) mulai dari pembukaan, pembahasan masalah, sampai dengan pengambilan keputusan, serta penutupan.

Notulen sekurang-kurangnya berisi:
·              Tujuan kegiatan
·              Pikiran-pikiran yang akan dibahas dalam kegiatan 
·              Saran dan keputusan dalam kegiatan
·              Waktu pelaksanaan
·              Pihak-pihak yang hadir dalam kegiatan.



B. Susunan Notulen

Susunan kepala notulen dilakukan agar para notulis dapat dengan mudah mengerti bagaimana cara penulisan notulen dengan baik dan benar. Selain itu, juga agatr notulen dapat tersusun dengan rapi dan sistematis.


 a. Kepala Notulen

Kepala Notulen merupakan bagian-bagian yang pertamakali harus diingat dalam penulisan tanpa                           tertinggal. Adapun kepala notulen terdiri atas :
1.           Nama atau tema yang akan dibahas
2.           Hari dan tanggal acara dilaksanakan
3.           Waktu (Jam) pelaksanaan acara
4.           Tempat pelaksanaan acara
5.           Acara saat berlangsung
6.           Unsur-unsur yang terlibat dalam rapat, yaitu :
           -Ketua dan Wakil Ketua
           -Sekretaris
           -Notulis
           -Peserta


b. Isi Notulen

Isi Notulen merupakan suatu bagian dari susunan notulen yang isinya berupa hal-hal yang dianggap penting dalam kegiatan tersebut, tanpa ada yang tertinggal.Maksud dari pembuatan isi notulen adalah agar dapat membedakan dari susunan matematis dalam notulen tersebut.
Adapun susunan sistimatika dalam penulisan notulen adalah :
·              Kata pembukaan 
·              Pembahasan
·              Pembacaan Keputusan dari Hasil
·              Waktu (Jam) penutupan



C. Bagian Akhir Notulen

Bagian Akhir dari notulen merupakan penulisan atau penjelasan tentang hal-hal yang berada pada akhir penulisan notulen. Namun, walaupun letaknya diakhir, pengertian dan kedudukannya sangat penting dalam penulisan notulen.
Susunan sistematika dari bagian akhir notulen adalah :
·              Nama Jabatan
·              Tanda tangan
·              Nama pejabat, pangkat, dan NIP



D. Penandatanganan

Penandatanganan merupakan kumpulan tanda tangan orang-orang yang dianggap penting terhadap pertanggung jawaban acara yang dilaksanakan.

Berikut adalah penjelasan tentang penandatanganan :

 Notulen yang ditanda tangani oleh pejabat dilingkungan sekretariat daerah dibuat dalam kertas ukuran  folio         dengan menggunakan kop naskah dinas sekretariat.

Notulen yang ditanda tangani oleh pejabat dilingkungan satuan organisasi dibuat dalam kertas ukuran folio, dengan menggunakan kop naskah dinas satuan organisasi yang bersangkutan.

Notulen ditanda tangani oleh Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, dan Notula.

Cara membuat notulen yg baik dan benar



A. Pengertian Notulen

Notulen adalah sebuatatan tentang perjalanan suatu kegiatan baik rapat, seminar, diskusi, atau sidang yang dimulai dari awal sampai akhir acara yang ditulis oleh seorang Notulis, yang akan dilaporkan oleh Ketua kegiatan, dan akan dipertanggung jawabkan suatu saat pada seluruh anggota atau peserta acara.
   
Notulen adalah naskah dinas yang membuat catatan jalannya acara (kegiatan) mulai dari pembukaan, pembahasan masalah, sampai dengan pengambilan keputusan, serta penutupan.

Notulen sekurang-kurangnya berisi:
·              Tujuan kegiatan
·              Pikiran-pikiran yang akan dibahas dalam kegiatan 
·              Saran dan keputusan dalam kegiatan
·              Waktu pelaksanaan
·              Pihak-pihak yang hadir dalam kegiatan.



B. Susunan Notulen

Susunan kepala notulen dilakukan agar para notulis dapat dengan mudah mengerti bagaimana cara penulisan notulen dengan baik dan benar. Selain itu, juga agatr notulen dapat tersusun dengan rapi dan sistematis.


 a. Kepala Notulen

Kepala Notulen merupakan bagian-bagian yang pertamakali harus diingat dalam penulisan tanpa                           tertinggal. Adapun kepala notulen terdiri atas :
1.           Nama atau tema yang akan dibahas
2.           Hari dan tanggal acara dilaksanakan
3.           Waktu (Jam) pelaksanaan acara
4.           Tempat pelaksanaan acara
5.           Acara saat berlangsung
6.           Unsur-unsur yang terlibat dalam rapat, yaitu :
           -Ketua dan Wakil Ketua
           -Sekretaris
           -Notulis
           -Peserta


b. Isi Notulen

Isi Notulen merupakan suatu bagian dari susunan notulen yang isinya berupa hal-hal yang dianggap penting dalam kegiatan tersebut, tanpa ada yang tertinggal.Maksud dari pembuatan isi notulen adalah agar dapat membedakan dari susunan matematis dalam notulen tersebut.
Adapun susunan sistimatika dalam penulisan notulen adalah :
·              Kata pembukaan 
·              Pembahasan
·              Pembacaan Keputusan dari Hasil
·              Waktu (Jam) penutupan



C. Bagian Akhir Notulen

Bagian Akhir dari notulen merupakan penulisan atau penjelasan tentang hal-hal yang berada pada akhir penulisan notulen. Namun, walaupun letaknya diakhir, pengertian dan kedudukannya sangat penting dalam penulisan notulen.
Susunan sistematika dari bagian akhir notulen adalah :
·              Nama Jabatan
·              Tanda tangan
·              Nama pejabat, pangkat, dan NIP



D. Penandatanganan

Penandatanganan merupakan kumpulan tanda tangan orang-orang yang dianggap penting terhadap pertanggung jawaban acara yang dilaksanakan.

Berikut adalah penjelasan tentang penandatanganan :

 Notulen yang ditanda tangani oleh pejabat dilingkungan sekretariat daerah dibuat dalam kertas ukuran  folio         dengan menggunakan kop naskah dinas sekretariat.

Notulen yang ditanda tangani oleh pejabat dilingkungan satuan organisasi dibuat dalam kertas ukuran folio, dengan menggunakan kop naskah dinas satuan organisasi yang bersangkutan.

Notulen ditanda tangani oleh Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, dan Notula.

Cara membuat notulen yg baik dan benar



A. Pengertian Notulen

Notulen adalah sebuatatan tentang perjalanan suatu kegiatan baik rapat, seminar, diskusi, atau sidang yang dimulai dari awal sampai akhir acara yang ditulis oleh seorang Notulis, yang akan dilaporkan oleh Ketua kegiatan, dan akan dipertanggung jawabkan suatu saat pada seluruh anggota atau peserta acara.
   
Notulen adalah naskah dinas yang membuat catatan jalannya acara (kegiatan) mulai dari pembukaan, pembahasan masalah, sampai dengan pengambilan keputusan, serta penutupan.

Notulen sekurang-kurangnya berisi:
·              Tujuan kegiatan
·              Pikiran-pikiran yang akan dibahas dalam kegiatan 
·              Saran dan keputusan dalam kegiatan
·              Waktu pelaksanaan
·              Pihak-pihak yang hadir dalam kegiatan.



B. Susunan Notulen

Susunan kepala notulen dilakukan agar para notulis dapat dengan mudah mengerti bagaimana cara penulisan notulen dengan baik dan benar. Selain itu, juga agatr notulen dapat tersusun dengan rapi dan sistematis.


 a. Kepala Notulen

Kepala Notulen merupakan bagian-bagian yang pertamakali harus diingat dalam penulisan tanpa                           tertinggal. Adapun kepala notulen terdiri atas :
1.           Nama atau tema yang akan dibahas
2.           Hari dan tanggal acara dilaksanakan
3.           Waktu (Jam) pelaksanaan acara
4.           Tempat pelaksanaan acara
5.           Acara saat berlangsung
6.           Unsur-unsur yang terlibat dalam rapat, yaitu :
           -Ketua dan Wakil Ketua
           -Sekretaris
           -Notulis
           -Peserta


b. Isi Notulen

Isi Notulen merupakan suatu bagian dari susunan notulen yang isinya berupa hal-hal yang dianggap penting dalam kegiatan tersebut, tanpa ada yang tertinggal.Maksud dari pembuatan isi notulen adalah agar dapat membedakan dari susunan matematis dalam notulen tersebut.
Adapun susunan sistimatika dalam penulisan notulen adalah :
·              Kata pembukaan 
·              Pembahasan
·              Pembacaan Keputusan dari Hasil
·              Waktu (Jam) penutupan



C. Bagian Akhir Notulen

Bagian Akhir dari notulen merupakan penulisan atau penjelasan tentang hal-hal yang berada pada akhir penulisan notulen. Namun, walaupun letaknya diakhir, pengertian dan kedudukannya sangat penting dalam penulisan notulen.
Susunan sistematika dari bagian akhir notulen adalah :
·              Nama Jabatan
·              Tanda tangan
·              Nama pejabat, pangkat, dan NIP



D. Penandatanganan

Penandatanganan merupakan kumpulan tanda tangan orang-orang yang dianggap penting terhadap pertanggung jawaban acara yang dilaksanakan.

Berikut adalah penjelasan tentang penandatanganan :

 Notulen yang ditanda tangani oleh pejabat dilingkungan sekretariat daerah dibuat dalam kertas ukuran  folio         dengan menggunakan kop naskah dinas sekretariat.

Notulen yang ditanda tangani oleh pejabat dilingkungan satuan organisasi dibuat dalam kertas ukuran folio, dengan menggunakan kop naskah dinas satuan organisasi yang bersangkutan.

Notulen ditanda tangani oleh Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, dan Notula.

Pembuatan Notulen Rapat yang Baik dan Benar



A. Pengertian Notulen

Notulen adalah sebuatatan tentang perjalanan suatu kegiatan baik rapat, seminar, diskusi, atau sidang yang dimulai dari awal sampai akhir acara yang ditulis oleh seorang Notulis, yang akan dilaporkan oleh Ketua kegiatan, dan akan dipertanggung jawabkan suatu saat pada seluruh anggota atau peserta acara.
   
Notulen adalah naskah dinas yang membuat catatan jalannya acara (kegiatan) mulai dari pembukaan, pembahasan masalah, sampai dengan pengambilan keputusan, serta penutupan.

Notulen sekurang-kurangnya berisi:
·              Tujuan kegiatan
·              Pikiran-pikiran yang akan dibahas dalam kegiatan 
·              Saran dan keputusan dalam kegiatan
·              Waktu pelaksanaan
·              Pihak-pihak yang hadir dalam kegiatan.



B. Susunan Notulen

Susunan kepala notulen dilakukan agar para notulis dapat dengan mudah mengerti bagaimana cara penulisan notulen dengan baik dan benar. Selain itu, juga agatr notulen dapat tersusun dengan rapi dan sistematis.


 a. Kepala Notulen

Kepala Notulen merupakan bagian-bagian yang pertamakali harus diingat dalam penulisan tanpa                           tertinggal. Adapun kepala notulen terdiri atas :
1.           Nama atau tema yang akan dibahas
2.           Hari dan tanggal acara dilaksanakan
3.           Waktu (Jam) pelaksanaan acara
4.           Tempat pelaksanaan acara
5.           Acara saat berlangsung
6.           Unsur-unsur yang terlibat dalam rapat, yaitu :
           -Ketua dan Wakil Ketua
           -Sekretaris
           -Notulis
           -Peserta


b. Isi Notulen

Isi Notulen merupakan suatu bagian dari susunan notulen yang isinya berupa hal-hal yang dianggap penting dalam kegiatan tersebut, tanpa ada yang tertinggal.Maksud dari pembuatan isi notulen adalah agar dapat membedakan dari susunan matematis dalam notulen tersebut.
Adapun susunan sistimatika dalam penulisan notulen adalah :
·              Kata pembukaan 
·              Pembahasan
·              Pembacaan Keputusan dari Hasil
·              Waktu (Jam) penutupan



C. Bagian Akhir Notulen

Bagian Akhir dari notulen merupakan penulisan atau penjelasan tentang hal-hal yang berada pada akhir penulisan notulen. Namun, walaupun letaknya diakhir, pengertian dan kedudukannya sangat penting dalam penulisan notulen.
Susunan sistematika dari bagian akhir notulen adalah :
·              Nama Jabatan
·              Tanda tangan
·              Nama pejabat, pangkat, dan NIP



D. Penandatanganan

Penandatanganan merupakan kumpulan tanda tangan orang-orang yang dianggap penting terhadap pertanggung jawaban acara yang dilaksanakan.

Berikut adalah penjelasan tentang penandatanganan :

 Notulen yang ditanda tangani oleh pejabat dilingkungan sekretariat daerah dibuat dalam kertas ukuran  folio         dengan menggunakan kop naskah dinas sekretariat.

Notulen yang ditanda tangani oleh pejabat dilingkungan satuan organisasi dibuat dalam kertas ukuran folio, dengan menggunakan kop naskah dinas satuan organisasi yang bersangkutan.

Notulen ditanda tangani oleh Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, dan Notula.

Justin Bieber "Overboard" Lyrics With Indo Trans

Everybodys laughin in my mind
Dalam bayanganku, semua orang tertawa
Rumors spreadin about this other guy
Rumor tentang cowok lain ini menyebar 
Do you do what you did when you did with me?
Apakah kau lakukan apa yang kaulakukan bersamaku?
Does he love you the way I can?
Apakah dia mencintaimu seperti cintaku padamu?
Did you forget all the plans that you made with me?
Apakah kau lupa semua rencana yang tlah kau buat denganku?
'Cuz baby I didnt
Karna aku tak lupa, kasih

That should be me, holdin your hand
Seharusnya aku, yang menggenggam tanganmu
That should be me, makin you laugh
Seharusnya aku, yang membuatmu tertawa
That should be me, this is so sad
Seharusnya aku, ini sungguh menyedihkan
That should be me, that should be me
Seharusnya aku, seharusnya aku
That should be me feelin' your kiss
Seharusnya aku, yang merasakan ciumanmu
That should be me, buyin you gifts
Seharusnya aku, yang membelikanmu hadiah
This is so wrong, I cant go on
Semua ini salah, aku tak tahan
Do you believe
Percayakah kau
That that should be me
Bahwa seharusnya aku
That should be me
Seharusnya aku
Yeah

Said you needed a little time from my mistakes
Kau bilang perlu sedikit waktu dari kesahalanku
Its funny how you used that time to have me replaced
Sungguh lucu kau gunakan waktu itu 'tuk menggantikanku
Did you think that I wouldnt see you out at the movies
Apa kau kira aku takkan melihatmu jalan ke bioskop?
What cha doin' to me?
Apa yang kau lakukan padaku?
You're taking him where we used to go
Kau mengajaknya ke tempat biasa kita pergi
Now if you're trying to break my heart
Jika kau berusaha menghancurkan hatiku
It's workin, cuz you know
Kau berhasil, karna kau tahu

Back to Chorus

I need to know should I fight for love
Aku perlu tahu haruskah aku perjuangkan cinta
Or disarm its getting harder to shield
Atau menyerah, kini semakin sulit dijaga
This pain is my heart
Luka ini di hatiku

Back to Chorus

That should be me (4x)
Seharusnya aku (4x)


Sabtu, 09 Juni 2012








Bad Boy Rapper
Real Name: Lee Byung Hun
Birthday: 1993.11.23
Age: 16
Height: 171 cm
Weight: 50kg
Hobbies: Acting
Speciality: Piano, violin, music composition, English
Education: Korea Arts High School, 1st grade

EDIT